Niat Yuni Warsono untuk mencari peluang bisnis berbuah manis saat dirinya menemukan kata “Biogreen Science” kala berselancar di dunia maya. Rasa ingin tahunya membuat pria berusia 53 tahun tersebut mempelajari lebih jauh segala hal mengenai Biogreen Science.
Sekitar empat bulan kemudian Yuni akhirnya memantapkan dirinya untuk bergabung dengan Biogreen Science. Tentu keputusan tersebut tidak diambil secara gegabah. Yuni bergabung karena yakin dengan kualitas produk-produk milik Biogreen Science.
Bagi Yuni, kesehatan merupakan prioritas utama dalam kehidupan seseorang. Pemikiran itulah yang membuatnya yakin menjadikan Biogreen Science sebagai kendaraan dalam mengarungi kehidupan. “Buat apa berbisnis kalau badan tidak sehat?” ungkapnya.
Yuni merasa bahwa misi yang dimiliki oleh Biogreen Science sejalan dengan prinsip hidup yang dimilikinya. Hal ini membuat dirinya marasa bahwa sosok Larry Widaja, Founder Biogreen Science, sangat berpengaruh dalam hidupnya.
Kekagumannya pada Larry Widjaja memotivasi Yuni untuk mewujudkan misi tersebut. Memanfaatkan Biogreen Science Academy (BSA), Yuni menciptakan sebuah sistem untuk membantu orang-orang yang tidak memiliki penghasilan agar bisa hidup layak.
Dalam sistem tersebut, Yuni melibatkan para professional di bidang kesehatan seperti bidan, perawat dan ahli gizi. Melalui sistem tersebut, Yuni berharap bisa mengurangi jumlah pengangguran.
Meski diciptakan untuk membantu mereka yang menganggur, Yuni mengatakan bahwa orang-orang yang sudah bekerja juga bisa ikut bergabung. Dijalankan secara online, Yuni menyebut sistem yang dibuatnya sangat fleksibel.
Usaha Yuni berbuah manis. Sistem yang dirancang dengan niatan membantu banyak orang berimbas positif pada penghasilannya. Pada Mei lalu dia mendapatkan laporan bahwa pendapatannya tahun ini meroket.
Hasil itu jelas membuat Yuni semakin bersemangat untuk terus mengulurkan tangannya kepada mereka yang membutuhkan. Yuni menyebut bahwa dirinya akan terus berusaha untuk mengangkat derajat banyak orang melalui Biogreen Science.