Musim pancaroba sering disebut sebagai musimnya penyakit. Naiknya risiko terserang penyakit saat musim pancaroba disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu. Musim pancaroba adalah musim peralihan dari kemarau ke hujan atau sebaliknya. Kondisi tersebut memicu kondisi udara yang lembap karena suhu udara kerap naik dan turun.
Kenapa Musim Pancaroba Rawan Penyakit?
Setidaknya ada 3 alasan kenapa musim pancaroba menjadi musim yang rawan penyakit:
Suhu Lembap
Melahirkan lingkungan yang mendukung perkembangan kuman, bakteri, jamur, dan virus.
Cuaca Ekstrem
Perubahan suhu secara konstan memengaruhi daya tahan tubuh secara signifikan.
Pola Hidup
Rasa malas bergerak dan pola makan berantakan berdampak buruk pada sistem imun.
Jenis Penyakit Yang Sering Muncul
Batuk & Pilek
Suhu lembap sangat mendukung perkembangan virus influenza. Gejala biasanya berupa batuk, hidung meler, bersin, meriang, dan demam.
Asma
Memicu asma akibat peradangan pada saluran udara. Udara dingin memicu reaksi sistem imun yang berujung pada peradangan saluran pernapasan.
Demam Berdarah (DBD)
Banyaknya genangan air menjadi lingkungan ideal bagi nyamuk Aedes Aegypti. Gejala umum meliputi demam tinggi tiba-tiba, sakit kepala parah, dan bintik bintik kulit.
Chikungunya
Penyebab yang sama seperti DBD. Gejala umum adalah demam tinggi, nyeri sendi yang parah, ruam, dan kelelahan mendalam.